Cek Baik-baik Produk Yang Ingin Anda Beli

Telitilah sebelum membeli. Begitulah kalimat yang sering kita dengar jika ingin membeli sesuatu. Kata teliti disini artinya luas lho. Bisa dari tanggal kadaluarsa, kondisi barang, hingga harganya. Itulah 3 hal penting yang harus diperhatikan.

Tanggal kadaluarsa akan menentukan apakah produk yang Anda beli masih aman untuk di gunakan atau tidak. Kemudian yang harus diperhatikan berikutnya adalah kondisi barang. Tak jarang, tanggal kadaluarsa dari produk yang akan Anda beli masih jauh, namun kondisinya sudah tidak layak. Misalnya Anda membeli susu segar, namun teksturnya berlendir dan warnanya berubah kecokelatan dengan aroma yang tidak sedap. Sudah pasti produk tersebut sudah tak lagi bisa digunakan, meskipun umur hidup produk tersebut masih panjang. Terakhir yang harus Anda perhatikan adalah harga produk.

Harga produk biasanya akan menjadi penentu, apakah Anda akan membeli produk tersebut atau tidak. Pasalnya, Anda akan membandingkan harga produk dari merk itu dengan merk lainnya, manakah yang lebih terjangkau. Meskipun begitu, memang ada orang-orang yang sudah percaya pada suatu produk dan tak peduli dengan harganya. Namun yang harus Anda pastikan adalah, harga yang tertera di display sudah sesuai dengan harga yang ada di struk belanja.

Sayangnya, ada saja konsumen yang tidak terlalu memerhatikan harga ini. Biasanya langsung mengambil produk dan membayarnya. Padahal jika ada perbedaan harga, Anda berhak mendapatkan harga terendah lho. Pada dasarnya, setiap pelaku usaha wajib untuk memberikan informasi yang sejelas-jelasnya kepada konsumennya, termasuk pada harga produk. Harga harus tertera dengan jelas dan diletakkan di dekat produk yang dijual.

Di Indonesia sendiri, harga yang dimaksud adalah harga produk dengan mata uang rupiah. Jika menemukan perbedaan harga, Pasal 7 ayat (2) Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 35/M-Dag/Per/7/2013 Tahun 2013 tentang Pencantuman Harga Barang Dan Tarif Jasa Yang Diperdagangkan mengatakan bahwa ?jika terdapat perbedaan antara harga barang yang dicantumkan dengan harga atau tarif yang dikenakan pada saat pembayaran, yang berlaku adalah harga atau tarif yang terendah?. Artinya, anda berhak atas harga terendah yang anda lihat.

Lalu bagaimana jika Anda sudah terlanjur membayar?

Pertama, Anda bisa kembali ke kasir dengan membawa produk yang masih dalam keadaan utuh dan bagus, dan membawa struk belanjaan Anda. Namun Anda juga harus memastikan bahwa harga yang tertera di display dan di struk masih berbeda dan selisih lebih mahal di struk Anda.

Kedua, jika harga terbukti berbeda namun kasir tidak mau mengembalikan sisa uang Anda, silakan hubungi manager toko tersebut untuk membicarakan selisih harga yang Anda dapatkan. Berbicaralah dengan baik dan membawa bukti yang kuat. Lagi-lagi, pastikan bahwa memang ada selisih harga yang lebih murah di display belanjaan.

Ketiga, jika Anda tidak berkenan dengan selisih harga tersebut dan juga tidak mendapatkan kembali uang selisihnya, Anda berhak untuk mengembalikan produk yang Anda beli. Eitsss dengan catatan memang ada selisih harga yang lebih murah di display Anda ya. Pastikan juga produk yang Anda kembalikan masih dalam keadaan layak dan tidak rusak.

Jika 3 langkah tersebut tidak dapat membantu, Anda bisa melaporkannya ke layanan pengaduan konsumen. Nomor telepon layanan ini biasanya tertera pada bagian belakang kemasan produk. Anda bisa menjelaskan kronologi yang terjadi kepada customer care yang menangani keluhan Anda. Sehingga keluhan Anda dapat ditangani dengan baik.

Selain selisih harga saat berbelanja, Anda juga harus teliti ketika ingin memesan makanan di suatu restoran lho. Masih ada saja beberapa tempat makan yang menyalahi aturan dengan tidak mencantumkan harga makanan yang di jual. Tentu isinya hanya daftar menu yang tersedia di restoran tersebut saja, tanpa ada nominal harga per porsi menu itu.

Biasanya ini sering terjadi di tempat-tempat rekreasi yang dengan sengaja memainkan harga jual. Penjual makanan ini akan melihat gaya dari pembelinya dan memberikan harga sesuka hati sesuai dengan style si pembeli. Misal di salah satu tempat terkenal di daerah Yogyakarta, meskipun berada di emperan jalan, penjualnya tak segan untuk memberikan harga mahal untuk satu porsi nasi uduk dan ayah bakar. Nominalnya beragam, bertantung dari style si pembeli.

Sebagai konsumen yang baik, langkah awal yang dapat Anda lakukan adalah menegur pengelola restoran untuk memasukan harga per porsi di masing-masing menu. Jika sudah Anda tegur namun belum diperbaiki, Anda bisa melaporkannya kesini lho.

Untuk menghindari hal-hal tersebut, jangan ragu untuk memastikan harga asli di kasir ya. Agar Anda mendapatkan harga terbaik, dan penjual pun tidak dirugikan.

Penulis lepas dan lagi belajar terus soal kehidupan

Leave a Reply