Pemula dalam Bisnis UMKM? Intip Tips Berikut Ini!

Perkiraan Waktu Membaca: 7 menit
0
(0)

Berbisnis bukanlah suatu hal yang mudah, melainkan harus dimulai dengan tekad yang kuat dan tidak mudah goyah. Banyaknya pesaing juga terkadang membuat orang menjadi lebih mudah menyerah dan membuat bisnis gagal. Mendapatkan ide untuk bisnis tertentu mungkin terkesan mudah, tapi dalam praktiknya membutuhkan strategi yang tepat dan tidak ketinggalan, motivasi tinggi, supaya bisa terwujud.

Lebih lanjut, di Indonesia sendiri terdapat golongan UMKM yang berbisnis dalam berbagai bidang. Menurut Kompas, usaha mikro, kecil, dan menengah biasa disebut sebagai UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Bukan hanya untuk mewujudkan passion dalam membangun bisnis, UMKM juga sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Indonesia.

Apakah Anda termasuk dalam daftar orang-orang yang ingin memulai UMKM? Tidak perlu takut untuk memulainya, syarat utama dalam melakukannya adalah melakukan perencanaan yang matang, membangun networking, dan tidak terburu-buru.

Memiliki pertanyaan soal hukum? Atau anda sedang terlibat masalah hukum? Konsultasikan persoalan anda, persoalan anda akan direspon oleh lebih dari 70 Mitra Penyedia Layanan Hukum di seluruh Indonesia.

Tersedia forum konsultasi online yang dapat diakses secara gratis

Segera kunjungi ICJR Law Hub

Selain itu, langkah apa lagi yang harus dilakukan untuk memulai bisnis UMKM? Simak langkah-langkah untuk pemula dalam bisnis UMKM yang telah kami rangkum berikut ini.

1. Mengonfirmasi Ide

Satu hal yang paling penting dalam memulai bisnis adalah mengonfirmasi atau memvalidasi ide. Hal ini ditujukan untuk melakukan pengujian dalam kematangan ide sebelum menentukan nama, produk, logo, dan lain-lain. Mengonfirmasi ide juga dilakukan dengan survei, wawancara, serta terjun ke lapangan untuk mendapatkan hasil terbaik.

Apa pun ide yang Anda pikirkan, konfirmasi ide tersebut dengan rekan dalam tim dan jangan terburu-buru. Ingat selalu untuk memvalidasi setiap langkah agar tidak ada satu pun yang terlewat. Sebagai contoh, jika Anda ingin memulai bisnis makanan ringan, lakukanlah survei terhadap tingkat keinginan konsumen, dan konfirmasi ide tersebut apakah sejalan dengan ide yang Anda miliki.

2. Harga Jual

Setiap pebisnis tentu ingin mendapatkan untung dari semua produk yang mereka jual. Hal ini juga harus diperhatikan dengan hati-hati agar keuntungan yang didapat sebanding dengan modal yang dikeluarkan. Harga jual bagi sebuah bisnis dapat menjadi hal yang fatal jika tidak melakukan riset terlebih dahulu atau hanya mematok harga dengan asal-asalan.

Anda dapat membuat harga jual dari penjumlahan biaya produksi dan keuntungan atau Anda bandingkan dengan harga jual kompetitor. Ingatlah bahwa harga jual memiliki peran paling penting dalam keuntungan produk, bukan hanya semata-mata agar uang yang didapat lebih banyak dari modal. Selain itu, Anda juga harus mengetahui harga jual yang Anda pasarkan tidak terlalu murah untuk menghindari kerugian.

3. Strategi Pemasaran

Sebagai pemula, Anda harus mengetahui strategi pemasaran apa yang akan digunakan untuk memasarkan produk yang dijual. Hal ini dimaksudkan agar bisnis yang Anda jalani berkembang dan mengarah ke target pasar yang tepat. Salah satu caranya adalah dengan melihat hasil riset yang sudah dilakukan sebelumnya.

Lebih lanjut, Anda harus memastikan bahwa strategi pemasaran yang Anda lakukan sesuai dengan target konsumen. Selain itu, Anda dapat melakukan strategi pemasaran yang mudah dijangkau oleh banyak orang dengan membuat iklan di media sosial seperti lewat iklan pada Instagram atau Facebook. Strategi pemasaran adalah hal yang vital, pastikan untuk melakukannya dengan baik dan sesuai target.

4. Tempat yang Strategis

Hal vital lainnya saat memulai bisnis UMKM adalah memilih tempat yang strategis. Hal ini dimaksudkan agar tempat tersebut mudah dijangkau oleh calon pelanggan baru. Selain itu, tempat yang strategis juga akan membuat banyak pelanggan setia sehingga akan sangat menguntungkan dari segi jumlah pendapatan.

Jika dilihat dari tren, saat ini orang-orang banyak yang memilih untuk berbelanja atau memesan makanan secara daring, tetapi keberadaan toko atau rumah makan masih sangat penting. Hal itu dikarenakan tidak semua hal harus dilakukan secara daring saja, kita masih membutuhkan bangunan fisik untuk didatangi. Untuk itu, pilihlah lokasi yang strategis untuk bisnis yang Anda jalani.

5. Lakukan Evaluasi Rutin

Bisnis yang berhasil adalah bisnis yang mau melakukan evaluasi rutin. Beberapa orang mungkin akan lupa dan lalai jika bisnis yang dikembangkan sukses. Hal tersebut bisa fatal jika kita terus-menerus mengabaikan evaluasi dan tidak melakukannya secara rutin. Melakukan evaluasi jadi sangat penting terhadap kelangsungan produk dan kepuasan pelanggan.

Lebih lanjut, evaluasi rutin juga dapat membuat kinerja tim membaik lantaran permasalahan yang ada dapat dengan cepat diselesaikan. Adanya evaluasi rutin juga bisa menjadi kesempatan untuk banyaknya inovasi terhadap bisnis yang Anda jalani. Melakukan evaluasi rutin juga akan memberikan Anda banyak masukkan dari anggota tim sehingga akan membuat kinerja jadi lebih baik.

Sebagai pemula, melakukan bisnis UMKM menjadi tantangan tersendiri. Akan tetapi, jika Anda sudah bekerja keras dan melakukan riset, semua itu akan terbayarkan. Ingatlah juga untuk selalu mencatat perkembangan bisnis di HP Android agar dapat melakukan evaluasi terhadap bisnis tersebut. Itulah 5 tips yang harus dilakukan pemula dalam menjalani bisnis UMKM. Semoga bermanfaat!

Apakah Bahasan ini Menarik?

Klik untuk memberikan penilaian!

Rata - rata penilaian 0 / 5. Penilaian terhitung: 0

Belum ada penilaian! Berikan penilaian anda untuk bahasan ini.

Karena anda telah memberikan nilai...

Jangan lupa bagikan di media sosial!

Panggilan akrabnya Dina dan saat ini sedang menekuni bidang penulisan artikel seputar lifestyle dan beauty

Leave a Reply