Yuk Kenali Sistem dan Fungsi Manajemen Perusahaan!

Secara umum, manajemen merupakan sebuah cara untuk mencapai tujuan dengan menggerakkan segala sumber daya yang ada. Sementara manajemen perusahaan berarti struktur dalam sebuah perusahaan yang berfungsi mengatur dan mengelola perusahaan agar dapat beroperasi untuk mencapai sasaran yang telah dirumuskan.

Fungsi Manajemen Perusahaan

Manajemen dalam perusahaan bertujuan untuk mengarahkan setiap komponen di dalamnya agar bekerja secara maksimal demi tercapainya visi dan misi perusahaan. Secara lebih detail, berikut fungsi manajemen perusahaan.

1. Membuat Rencana Kerja Perusahaan

Fungsi manajemen dalam perusahaan yang pertama ialah menyusun rencana kerja yang akan dilakukan oleh perusahaan. Manajemen perusahaan yang baik akan menentukan pembuatan rencana yang matang berdasarkan target, alokasi dana, prosedur operasi standar, urutan tindakan, pemanfaatan unsur manajemen, dan tenggat yang jelas.

2. Menyusun Program Perusahaan

Manajemen berfungsi menyusun kegiatan apa yang akan dilakukan berdasarkan rencana yang telah dibuat. Dengan manajemen, penyusunan kegiatan akan berjalan lebih efektif dan efisien. Manajemen perusahaan dapat membuat struktur organisasi untuk mempermudah pembagian kerja. Setiap komponen manajemen juga harus memiliki deskripsi pekerjaan yang jelas sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.

3. Memimpin Pelaksanaan Program Perusahaan

Manajemen perusahaan penting untuk memimpin program dalam perusahaan. Tugas memimpin ini ada pada manajer di setiap divisi yang bertugas mengarahkan orang-orang di bawah strukturnya untuk bekerja sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Adapun tugas lain yang perlu dilakukan manajer adalah perencanaan, memimpin kegiatan, serta melakukan kontol dan pengawasan.

4. Mengawasi Pelaksanaan Kegiatan Perusahaan

Manajemen juga berperan dalam mengawasi setiap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan. Pengendalian dan pengawasan dilakukan untuk mengukur progres realisasi rencana, mengevaluasi pelaksanaan, dan menentukan solusi jika terdapat kesalahan di dalamnya.

Struktur Organisasi Manajemen Perusahaan

Manajemen perusahaan yang ideal mesti mempunyai struktur organisasi yang proporsional untuk menjalankan tugasnya. Setidaknya di dalam struktur organisasi terdapat:

1. Manajemen Risiko

Manajemen risiko terbagi menjadi dua yaitu manajemen risiko perusahaan dan manajemen risiko pasar. Manajemen risiko perusahaan penting untuk mengelola risiko atau masalah yang terjadi di dalam perusahaan. Divisi manajemen risiko dibuat untuk mengurangi risiko yang mungkin dapat membahayakan kestabilan perusahaan. Sedangkan manajemen risiko pasar berfungsi merencanakan tindakan tepat dalam meningkatkan jumlah keuntungan perusahaan.

2. Manajemen Keuangan

Tugas utama divisi keuangan adalah menganggarkan dana untuk kegiatan perusahaan, membuat laporan keuangan berisi pemasukan dan pengeluaran perusahaan, serta mengawasi penggunaan dana perusahaan.

3. Manajemen Strategi

Membuat perencanaan kegiatan perusahaan dan merumuskan keputusan-keputusan penting tidak dapat dilakukan dengan mudah. Oleh sebab itu, perlu ada manajemen strategi dalam perusahaan.

Divisi ini bertugas menentukan rencana perusahaan serta mengambil keputusan agar perusahaan memperoleh keuntungan sesuai dengan target.

4. Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen SDM atau personalia penting untuk mengelola sumber daya manusia di dalam perusahaan. Tugas manajemen divisi ini yaitu merekrut tenaga kerja, pengawasan tenaga kerja, hingga pengembangan keterampilan pekerja.

5. Audit Internal

Audit internal dalam manajemen berperan meninjau kegiatan yang dilakukan perusahaan. Pengawasan dilakukan terhadap semua divisi di perusahaan terutama manajemen risiko dan keuangan. Audit internal merupakan perwujudan dari fungsi pengawasan pada manajemen.

Memperbaiki Sistem Manajemen

Manajemen dalam sebuah perusahaan tidak selalu berjalan sebagaimana mestinya. Sistem manajemen yang buruk akan berakibat kepada roda bisnis perusahaan yang terhambat. Oleh sebab itu, sistem manajemen yang bermasalah perlu dievaluasi dan diperbaiki demi kemajuan perusahaan.

Berikut cara-cara yang dapat dilakukan:

1. Memeriksa Proses Bisnis Perusahaan

Proses bisnis adalah unsur penting dalam manajemen perusahaan, karena unsur ini dapat menunjukkan alur bisnis dari awal hingga akhir. Proses bisnis akan menentukan jumlah, fungsi, serta bagian di dalam struktur organisasi. Proses bisnis harus ditinjau dan dimonitor agar jelas setiap bagian-bagiannya. Selain itu, evaluasi proses bisnis akan memudahkan pekerja dalam menjalankan kegiatan perusahaan.

2. Mengevaluasi Struktur Organisasi

Setelah proses bisnis dibenahi, tinjau ulang struktur organisasi yang ada untuk menjamin kesinambungan dengan proses bisnis.

Struktur organisasi yang ideal merupakan struktur organisasi yang dibuat berdasarkan proses bisnis, bukan dibuat secara sembarangan. Struktur organisasi sangat penting untuk diselaraskan dengan proses bisnis agar fungsi, kewenangan, tanggung jawab, serta tugas menjadi jelas dan mudah dikendalikan.

3. Memeriksa Sarana dan Prasarana Perusahaan

Sarana dan prasarana adalah salah satu komponen penting dalam manajemen yang perlu ditinjau. Hal ini dilakukan untuk melaksanakan sistem manajemen agar lebih efektif dan efisien. Jika sarana dan prasarana tidak memadai, sistem tidak akan berjalan secara optimal.

4. Meninjau Kembali Efektivitas Sistem dalam Perusahaan

Sistem yang dijalankan efektif akan menjamin kelangsungan perusahaan. Dalam membangun sistem, perlu mencocokkan jenis sistem manajemen apa yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi perusahaan.

Manajemen perusahaan bisa dikatakan sebagai penggerak dari operasional sebuah perusahaan. Jika manajemen baik, keseluruhan operasi perusahaan akan baik, begitu pula sebaliknya.

Penulis lepas dan lagi belajar terus soal kehidupan

Leave a Reply