Kuasai Teknik Berbicara Pada Saat Interview

Berbicara memang hal biasa, namun menjadi tidak biasa jika harus berbicara di depan orang banyak atau wawancara. Berbicara pun memerlukan keahlian. Setiap orang harus dapat merangkai kata-kata dengan baik, sehingga apa yang diucapkan akan menarik perhatian lawan bicaranya. Tak hanya itu, kemahiran dalam berucap pun akan menentukan tingkat keyakinan lawan bicara kepada Anda.

Sayangnya, tidak semua orang dianugerahi dengan kemahiran berbicara pada saat wawancara ataupun di depan umum. Biasanya rasa gugup lebih menghantui, sehingga tak jarang kata-kata yang diucapkan terlalu berbelit dan tidak ada kesimpulannya. Misalnya saja Anda ingin berkata ?skripsi saya membahas tentang hukum adat? pada saat interview, ketika grogi, kalimat tersebut bisa saja berubah menjadi ?emmm kalau skripsi saya, emmm membahas soal itu, emmmmm hukum adat, Bu, ehh Pak?. Kejadian memalukan ini mungkin saja terjadi. Jika iya, jangan berharap besar Anda akan diterima di perusahaan yang Anda lamar.

Rasa gugup sebenarnya wajar, namun Anda perlu cara yang baik untuk mengendalikannya. Tujuannya sudah pasti, agar apa yang Anda ucapkan terdengar jelas dan mudah dipahami maknanya. Sehingga Anda memerlukan banyak latihan untuk menangani masalah ini. Untuk latihannya, langkah awal yang bisa Anda lakukan adalah ?mempraktikannya di depan cermin yang ada di kamar Anda. Ketika Anda berbicara, tataplah mata Anda yang ada pada cermin, dan berkatalah kepada diri sendiri. Awalnya Anda akan merasa malu dan seperti orang yang kurang waras. Namun itulah salah satu cara untuk membantu mengatasi rasa gugup Anda.

MUST READ  Legal Audit, Legal Opinion, Legal Memorandum, dan Legal Drafting. Apa Bedanya?

Cara selanjutnya adalah dengan mengikuti pelatihan olah verbal. Ada beberapa tempat yang menawarkan Anda untuk ikut serta dalam pelatihan ini. Lagi-lagi, tujuannya agar Anda pandai berbicara, sehingga mampu menarik perhatian dan ?meyakinkan lawan bicara Anda. Kembali lagi, kemahiran ini harus Anda miliki ketika Anda memasuki waktu untuk wawancara kerja.

Ketika melamar pekerjaan di suatu perusahaan, Anda bukanlah satu-satunya orang yang melamar di tempat tersebut. Ada dua, belasan, puluhan, ratusan, hingga ribuan orang yang juga mengincar posisi yang Anda inginkan. Untuk itu, Anda harus tampil lebih menonjol ketika bertemu untuk wawancara. Cara dan kemahiran Anda dalam ?berkata, akan menentukan seberapa besar ketertarikan perusahaan tersebut kepada Anda.

MUST READ  Buat Izin Usaha Baru dengan Online Single Submission (OSS)

Apalagi jika Anda seorang sarjana hukum, kemahiran Anda dalam berbicara sangat menentukan masa depan Anda. Mengapa? Karena Anda akan menghadapi klien dengan latar belakang keluarga yang berbeda-beda dengan tingkat kecerdasab berbeda-beda. Dalam artian, Anda harus menguasai berbagai teknik berbicara.

Cara Anda berbicara ketika dalam ruang persidangan, tentu berbeda dengan cara Anda ketika berbicara dengan klien seorang anak kecil. Kalimat yang Anda ucapkan pada klien Anda dengan latar belakang pendidikan tinggi pun berbeda dengan kalimat yang akan Anda ucapkan kepada klien Anda yang tidak berpendidikan tinggi. Cara Anda berbicara kepada HRD yang menginterview Anda juga sudah pasti berbeda dengan cara berkata Anda kepada rekan-rekan sebaya Anda.

MUST READ  Bangkrut atau Pailit? Bagaimana membedakan dan menghindarinya

Tak? hanya itu, Anda juga harus memiliki kemampuan untui meyakinkan lawan bicara Anda. Jika Anda berbicara dengan yakin, perusahaan akan lebih mempertimbangkan Anda bekerja di perusahaannya. Berbeda jika Anda berkata dengan ragu-ragu, sudah pasti perusahaan pun ikut ragu. Untuk mengatasi hal-hal ini, latihanlah yang dibutuhkan. Dengan banyak berlatih, Anda akan semakin mahir dan semakin dipercaya. Sehingga Anda akan mendapatkan kesempatan untuk bergabung di perusahaan yang Anda inginkan.

Leave a Reply