Kamu Takut Terjebak Dengan Berita Hoax? Saya Beritahu Rahasia Menguji Kebenaran Suatu Berit

Kecanggihan teknologi membuat penyebaran informasi semakin cepat. Dilengkapi dengan fasilitas telepon pintar, membuat setiap informasi semakin mudah untuk di sebar luaskan. Broadcast message contohnnya. Di dalam smartphone kita, sebagian besar pasti memiliki aplikasi whatsapp, dan sudah pasti ada grup whatsappnya juga kan? Nah dari situlah salah satu sumber informasi tersebar.

Jenis informasi yang disebarkan pun beragam, mulai dari sekedar salam, kata penyemangat, rencana kegiatan, lowongan kerja, hingga isu-isu politik. Sialnya, kecanggihan ini belum dapat diterima dengan baik oleh setiap orang. Masih banyak orang-orang yang terbawa emosi dengan suatu informasi, padahal belum terbukti apakah informasi yang disebarkan adalah fakta atau sekedar gurauan.

Alih-alih ingin berbagi informasi, penyebaran berita ini pun bisa menjadi awal dari perdebatan dan perselisihan. Kenapa? Respon pertama yang banyak dilakukan oleh penerima informasi adalah kembali menyebarkannya, tanpa memastikan keabsahannya. Jika informasi yang disebarkan adalah hoax dan Anda sudah menyebarkannya, Anda pun masuk ke dalam daftar penyebar berita hoax lho.

MUST READ  Normalisasi atau Naturalisasi Bukan Soal Pilihan!

Untuk mencegah diri Anda sebagai penyebar berita hoax, berikut tips untuk mencegahnya!

  1. Bijak dalam menelaah

Jika Anda menerima informasi, sebaiknya Anda membaca satu-persatu isi kalimatnya dengan baik, jika perlu hingga berulang. Sehingga Anda paham betul apa yang dituliskan dan apa arti dari informasi itu dengan baik. Anda juga harus memahami, apakah informasi itu bermuatan kata-kata negatif atau tidak, dan pantas atau tidak untuk disebarkan kembali.

  1. Bersikaplah tenang

Jika Anda menerima informasi, tenanglah meskipun bunyinya bermuatan negatif, misalnya makanan yang mengandung narkotika. Sebaiknya Anda mengecek ke situs pemerintah atau situs terpercaya yang membahas tentang informasi tersebut. Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang informasi yang Anda terima.

  1. Bertanya kepada orang terpercaya
MUST READ  Mempertimbangkan Pertanggungjawaban Perdata Terhadap Subyek Hukum Artificial Intelligence (Bagian Kedua)

Biasanya di informasi yang Anda terima, akan menyisipkan satu atau beberapa nama sumber informasi tersebut. Tak ada salahnya jika Anda pun bertanya kepada nama yang tertera, atau kepada orang yang terpercaya.

  1. Cek keabsahan gambar

Jika informasi yang Anda dapat memiliki gambar khusus, tidak ada salahnya jika Anda mengecek sumber gambar aslinya di Google Image, dengan membuka google image, dan men-drag image ke kolom pencarian, atau copy link url dari gambar yang Anda terima. Setelah itu mesin pencarian akan mengantarkan Anda ke situs-situs yang berkaitan gambar tersebut, dan Anda dapat mengeceknya satu-persatu.

  1. Cek melalui situs atau aplikasi

Anda bisa memastikan apakah informasi yang Anda terima benar atau tidak, dengan mengeceknya di beberapa situs, seperti situs ini atau situs yang ini, dan beberapa situs terpercaya lainnya.

MUST READ  Try Out Ujian Advokat Sambil Karaokean Juga Bisa. Cobain!

Dari 5 langkah di atas, tentu Anda akan membuktikan apakah informasi yang Anda terima adalah nyata atau sekedar hoax belaka. Jika terbukti hoax, Anda boleh menegur penyebar informasi sebelumnya, atau menuliskan laporan disini lho. Dengan berlaku bijak dalam menyebarkan informasi, Anda akan membantu masyarakat dan pemerintah dalam meminimalisir berita hoax.

Leave a Reply