Penghilangan THB: Upaya Cashless Yang Nggak Penting

Pada 8 Juli kemarin, PT KCI secara resmi mengumumkan bahwa mulai 1 Agustus 2019 lima stasiun (Sudirman, Palmerah, Cikini, Taman Kota, & Univ. Indonesia) hanya menerima transaksi dengan Kartu Multi Trip (KMT) & kartu keluaran bank. Sebelumnya, hanya Stasiun Sudirman yang menerapkan penghilangan kartu THB (tiket harian berjaminan).

Secara persis, saya nggak tahu kenapa kebijakan seperti ini dikeluarkan. Kalau mau berkaca pada pengalaman di tempat lain (baca Negara lain), kartu single trip selalu ada di setiap stasiun. Namun, untuk mempromosikan penggunaan kartu multi trip, maka umumnya ada dua cara

Pertama tentu membedakan harga. Harga perjalanan dengan kartu single trip lebih mahal ketimbang harga perjalanan dengan kartu multi trip

Kedua, ya banyakin promo untuk para penumpang yang menggunakan kartu multi trip.

Pengalaman saya di Londong, KL, Hong Kong, bahkan di Bangkok, semua stasiun menjual kartu single trip, nggak ada stasiun yang tidak menjual kartu single trip

Terus terang, saya bingung kenapa malah penjualan kartu single trip ditiadakan? Kalau melihat yang terjadi di TransJakarta, menurut saya malah memaksa penumpang untuk membeli sesuatu yang tidak diperlukan oleh Penumpang

Kartu single trip ini cocok untuk penumpang musiman yang cuma sesekali pergi dengan Kereta Komuter ataupun Bis BRT.

Yang harus diingat berdasarkan Pasal 4 ayat (2) UU Perlindungan Konsumen maka konsumen berhak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan;

Advokat | Criminal Defense Litigator | Contitutional Lawyer

Leave a Reply