Negara – Negara Ini Dapat Dikunjungi Tanpa Visa

Bagi sebagian orang, hari libur identik dengan berpergian. Terlebih lagi mudahnya mengakses informasi, membuat berpergian tidak lagi menjadi hal yang merepotkan. Mulai dari destinasi yang ingin dituju, transportasi, akomodasi, kuliner, hingga tempat-tempat yang wajib dikunjungi dapat diakses dengan mudah baik secara online maupun menggunakan bantuan jasa travel consultant. Tidak hanya dalam negeri, luar negeri pun menjadi destinasi tujuan untuk menghabiskan masa libur.

Berbeda dengan berpergian di dalam negeri, jika luar negeri menjadi destinasi tujuan, maka ada beberapa dokumen yang perlu disiapkan sebelum perjalanan dimulai. Salah satunya paspor, dokumen yang identik menemani perjalanan dengan destinasi luar negeri. Paspor, merupakan dokumen wajib yang dimiliki, untuk keluar dan masuk dari satu Negara ke Negara lain. Semua negara mensyaratkan paspor sebagai dokumen identitas yang menandakan kewarganegaraan pengunjung, izin kedatangan, kunjungan, tinggal dan lain sebagainya.

Beberapa negara juga mensyaratkan dokumen lain bagi setiap pengunjung yang ingin berlibur ke negaranya, yaitu visa. Visa merupakan tanda bukti boleh berkunjung yang diberikan pada penduduk suatu negara jika memasuki wilayah negara lain yang mempersyaratkan adanya izin masuk. Visa diurus sebelum keberangkatan melalui kedutaan besar negara yang dituju atau lembaga lain yang memang miliki jasa pengurusan visa. Namun, tidak perlu khawatir karena hanya negara-negara tertentu yang mensyaratkan visa bagi pengunjung dari Indonesia. Masih banyak negara lainnya yang tidak mensyaratkan visa sebagai dokumen yang wajib dimiliki untuk berkunjung atau hanya mensyaratkan visa on arrival (yang diurus singkat seketika tiba di bandara negara tujuan), seperti negara-negara berikut:

  1. Negara-negara anggota ASEAN: Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, Kamboja
  2. Hongkong
  3. Macau
  4. Maldives
  5. Jepang
  6. Nepal
  7. Fiji
  8. Turki
  9. India
  10. Yordania
  11. Serbia
  12. Kroasia
  13. Samoa
  14. Tanzania
  15. Kyrgyzstan
  16. Haiti
  17. Kenya
  18. Peru
  19. Armenia
  20. Maroko

Selain dokumen dan destinasi tujuan yang perlu ditargetkan, terdapat beberapa hal lain yang juga tak boleh luput dari persiapan keberangkatan, yaitu:

  1. Reservasi Tiket Transportasi dan Penginapan

Setelah menentukan destinasi tujuan, hal lain selanjutnya perlu dipersiapkan adalah tiket transportasi dan penginapan. Penentuan pemilihan bisa menyesuaikan tanggal dan harga yang cocok dengan budget liburan.

  1. Asuransi Perjalanan

Bagi sebagian orang, perjalanan akan terasa aman apabila diiringi dengan asuransi perjalanan. Asuransi perjalanan dapat dipersiapkan sebelum keberangkatan baik dengan mekanisme pendaftaran online maupun offline. Ragam asuransi yang dapat dipilih bisa dicek di sini.

  1. Kenali Negara Tujuan dan Buat Detail Perjalanan

Informasi jelas tidak lagi sulit untuk didapat. Ada baiknya mempersiapkan segala detail informasi tentang negara tujuan sebelum hari keberangkatan. Informasi dasar seperti destinasi-destinasi yang menarik untuk dikunjungi, kuliner, dan hal hiburan lainnya. Jangan lupa juga untuk mencari nomor darurat yang dapat dihubungi untuk menjaga jika sesuatu yang menyulitkan terjadi.

  1. Tukarkan Rupiah dengan Mata Uang yang Digunakan di Negara Tujuan

Perbedaan mata uang yang digunakan juga perlu diatasi dengan persiapan membawa mata uang negara tujuan sedari kedatangan. Walaupun kini pembayaran jenis kartu juga sudah bisa diandalkan untuk dapat digunakan di berbagai negara namun tidak ada salahnya menyipakan uang dalam bentuk cash dengan mata uang yang digunakan di negara tujuan.

  1. Pelajari Model Transportasi di Negara Tujuan

Model transportasi yang berbeda-beda di setiap negara perlu menjadi hal yang harus dipelajari. Pemahaman tentang transportasi yang ada akan memudahkan keinginan untuk mengelilingi negara tujuan. Pahami cara membayar transportasi, rute, jadwal, dan lain sebagainya.

  1. Seleksi Barang yang Perlu ibawa

Membawa barang yang berlebihan tentu akan membuat perjalan terhambat. Sebaiknya seleksi barang yang akan dibawa dengan menyesuaikan iklim, cuaca, dan kebutuhan lainnya. Utamakan mengurangi bawaan barang-barang berharga.

  1. Persiapkan Bahasa Inggris atau Bahasa Negara Tujuan (Percakapan Dasar)

Perbedaan bahasa juga akan menjadi dinamika dalam perjalan ke luar negeri. Mempelajari sedikit dasar bahasa lokal tempat tujuan akan memudahkan pengunjung berbicara dengan warga lokal. Apabila bahasa lokal dirasa terlalu sulit, setidaknya modali diri dengan percakapan dasar bahasa inggris yang merupakan bahasa internasional.

Selamat berlibur!

I become more me than I've ever been

Leave a Reply