Langkah Aman Mengajukan Cicilan Rumah Impian

Jika sebelumnya Anda sudah pernah mengajukan cicilan motor atau mobil, persyaratan untuk menyicil rumahpun tak jauh berbeda. Hanya saja, Anda memerlukan uang yang lebih besar dan tenaga yang extra untuk berkunjung ke satu perumahan ke perumahan lainnya.

Rumah menjadi impian setiap keluarga, baik itu rumah yang terletak di pedesaan, perkampungan, kavling, perumahan, atau bahkan apartemen. Kalimat “rumahku, istanaku”, tentulah masih sangat berlaku. Memiliki sebuah rumah dianggap mampu memberikan titik aman. Rumah menjadi nilai finansial yang tinggi bagi setiap orang.

Zaman sekarang mengajukan cicilan rumah tidaklah sulit. Jika Anda telah menemukan rumah yang Anda inginkan, dan telah dinyatakan berhasil mengajukan pinjaman, bank pasti akan membantu Anda untuk memberikan pinjaman. Pinjaman nantinya akan dibayarkan langsung ke pemilik rumah awal atau dsveloper yang menjual rumah. Kalau Anda gagal, tentu bank tidak akan membantu Anda.

Untuk mengajukan pinjaman ke bank, ada beberapa tahap yang harus Anda lalui.

Pertama, pastikan Anda telah menemui lokasi yang Anda inginkan.

Kedua, tanyakan berapa booking fee dan uang muka yang harus Anda keluarkan, dan tanyalah dengan jelas berapa cicilan yang harus Anda keluarkan setiap bulannya. Pastikan cicilan rumah yang akan Anda bayarkan nantinya tidak melebihi 30% pendapatan Anda. Misalnya, gaji Anda saat ini Rp 5.000.000,-, maka carilah cicilan rumah senilai Rp 1.500.000,- perbulan. Jika lebih dari itu, Anda harus siap dagdigdug pengajuan pinjaman Anda ke bank akan ditolak.

Ketiga, bayarkan booking fee atau tanda jadi yang diminta oleh developer. Setelah itu Anda akan diminta untuk membayar uang muka. Terkadang pihak developer akan memberikan keringaban bagi Anda untuk mencicil uang muka tersebut lho.

Keempat, ajukan segera peminjaman Anda ke bank, biasanya bank lebih menyukai jika Anda pun turut menabung atau menggunakan pembayaran gaji di bank tersebut. Jangan lupa penuhi persyaratan yang diwajibkan oleh pihak bank. Perlu diingat bahwa setiap bank memiliki persyaratan dan kebijakan yang berbeda-beda. Normalnya, setiap bank akan meminta rekening koran, slip gaji Anda di 3 bulan terakhir, fotokopi KTP, fotokopi kartu keluarga, dan buku nikah jika Anda sudah menikah.

Kelima, tunggu proses pengecekan data selama kurang lebih 1 bulan. Pada tahap ini, biasanya bank akan melakukan survei, mulai dari menghubungi saudara Anda, menghubungi atau datang ke tempat kerja Anda, dan juga datang ke tempat Anda tinggal saat ini. Pihak bank akan banyak bertanya tentang Anda kepada orang-orang yang berada di sekitar lingkungan tersebut.

Jika hasil survei Anda baik, maka Anda akan mendapatkan persetujuan, dan melanjutkan proses pembelian rumah. Anda diharuskan membayar cicilan rumah setiap bulannya kepada bank yang bersangkutan, dengan waktu cicilan paling lama 20-25 tahun. Eitsss, tenang saja, hanya cicilannya yang memakan waktu puluhan tahun. Untuk menempatinya, Anda akan diberikan kunci rumah jika Anda sudah mencicil sekiitar 1 tahun, atau bahkan ada developer yang akan memberikan kunci rumah kepada Anda ketika rumah tersebut sudah siap digunakan. Dalam hal ini, masing-masing developer memiliki kebijakan yang berbeda.

Keenam, jika Anda sudah menempati rumah yang baru, perhatikanlah kekurangan-kekurangan yang ada di dalam rumah Anda. Biasanya pihak developer memberikan garansi selama 3 bulan, sehingga rumah Anda dapat diperbaiki tanpa mengeluarkan biaya pribadi. Jangan ubah bentuk apapun dari bentuk template rumah Anda sebelum 3 bulan. Misalnya pada bulan pertama, Anda merasa tidak cocok dengan daun pintu, lalu Anda penggantinya, maka masa garansi Anda akan hangus dan pihak developer tidak akan bertanggung jawab apapun jika terjadi hal-hal yang kurang baik, meskipun bukan pada bagian daun pintu rumah Anda. Bahkan ada pula developer yang tidak berkenan jika Anda mengubah design rumah Anda secara keseluruhan atau meskipun hanya bagian depannya saja. Perhatikan kontrak perjanjian jual-belinya ya.

Ketujuh, jika Anda sudah menyelesaikan cicilan, segera urus surat-surat kepemilikan sah dan tanda keterangan bahwa Anda sudah menyelesaikan cicilan Anda.

Dengan begitu, Anda bisa tinggal dengan tenang di rumah impian Anda.

Penulis lepas dan lagi belajar terus soal kehidupan

Leave a Reply