Kebiasaan Spoiler Film Yang Memiliki Akibat Hukum

Hai, para Pengguna media social, Anda suka menyimak beberapa netizen yang suka menceritakan??jalannya cerita pada sebuah film yang baru dirilis? Hal ini memang membuat netizen kesal, karena banyak yang belum menonton film terbaru itu, tetapi malah menemukan ?bocoran???terlebih dahulu mengenai alur cerita film yang ingin ditonton. Kesal kan?

Bocoran cerita yang diberikan terkadang sering dilakukan melalui?Instagram stories,?postingan di facebook, via?snapchat,?atau menceritakan kronologi film di kolom komentar. Hal ini tidaklah bisa dibenarkan, selain menyebalkan orang yang belum menonton, beberapa karena tindakan spoiler film juga merupakan salah satu bentuk pelanggaran hak cipta, dalam kategori pembajakan film lho.

Para pelaku yang dengan sengaja melakukan perekaman secara live streaming dan kemudian menyebarluaskannya, dapat dikenakan??Pasal 113 ayat (3) UU Nomor 28 Tahun 2014, dimana di dalam pasal tersebut dijelaskan pelaku dapat??diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar. Waww!

MUST READ  Syarat Nyata dan Tidak Nyata Ketika Ingin Liburan

Dengan masih banyaknya kejadian pembocoran adegan film atau spoiler di media social ini, berarti masyarakat masih kurang memahami pentingnya menjaga??sebuah karya, hak cipta, dan masih kurangnya rasa saling menghormati terhadap para calon penonton yang lain. Meskipun tujuan awalnya hanya ingin?update?saja, namun??jika hal ini menjadi kebiasaan, yang akan kena dampaknya adalah produser-produser film yang akan mengalami kerugian yang besar lho. Dampak lainnya, calon penonton??akan??merasa??kecewa??karena??adanya bocoran adegan inti. Apalagi jika film yang akan ditonton merupakan film yang sudah lama kita tunggu waktu penanyangannya.

Menikmati??sebuah film bukanlah hanya tinggal sekedar duduk, nonton, dan pulang. Perlu diketahui bahwa untuk bisa pergi ke bioskop, para penonton pastinya sudah ada ekspektasi terhadap film yang akan ditontonnya. Para calon penonton pasti akan merasa sangat emosional sebelum memulai??ditayangkannya film tersebut. Selain itu, untuk bisa menonton film, para calon penonton pastinya akan memperhitungkan terlebih dahulu biaya, waktu, dan tenaga.

MUST READ  Ketika Si Juki Keliling Belitung

Mengingat untuk bisa menonton film yang ditayangkan di bioskop harga ticketnya tidaklah murah dan waktu yang diperlukan untuk bisa menonton juga tidak mudah. Seringkali bioskop suka kehabisan ticket dan untuk mencari waktu agar bisa datang ke bioskop lagi tidak semudah itu, apalagi jika jarak dari rumah atau kantor ke bioskop lumayan jauh. Sehingga Bisa dibayangkan bagaimana rasa kekesalan masyarakat terhadap tindakan penyebar luasan video adegan film melalui media sosial dengan menggunakan berbagai macam fitur rekaman.

Belajar dari maraknya tindakan spoiler yang dilakukan melaui media social belakangan ini, kedepannya masyarakat diharapkan untuk bijak menggunakan media sosialnya. Kemudian bagi yang sudah menonton cuplikan spoiler baik sengaja maupun tidak sengaja, mohon untuk tidak menyebarkan kembali videonya ya 🙂

Leave a Reply