E Learning IDR 0 dan Pengembangan Diri

Jauh sebelum wabah Covid 19 melanda, saya dan kawan – kawan memutuskan untuk membuat e learning IDR 0. Bukan buat gaya – gayaan sebenarnya, tapi memuaskan hasrat berbagi pengetahuan ke berbagai pelosok Indonesia.

Kami tahu kalau ada kesenjangan pengetahuan di Indonesia, karena itu kami berupaya mengurangi kesenjangan itu dengan memproduksi e learning. Tentu saja, meski latar belakang saya adalah orang hukum, akan tetapi saya memilih agar e learning tersebut tidak bicara terlampau banyak soal hukum. Tapi bisa soal apapun.

Dalam pengajaran soal hukum, kami menggandeng beberapa rekan advokat yang kami percaya kadar integritas dan intelektualitasnya. Kami minta mereka mengajar di kelas – kelas e learning. Tentu saja, kelas e learning tersebut masih diproduksi sebatas pada tahap pengantar. Bukan skill yang advance.

Untuk mendukung niat sebagai tempat memproduksi pengetahuan, membuat materi e learning IDR 0 tentu memiliki banyak tantangan. Salah satu tantangannya adalah, tentu saja biaya. Memelihara platformnya sudah perlu biaya khusus. Belum lagi biaya – biaya yang lain.

Karena itu, kami juga paham, banyak masyarakat yang butuh juga sertifikat. Karena itu, kami hanya menagih biaya sertifikat yang pada dasarnya biaya tersebut sekedar menutupi sebagian dari biaya produksi e learning tersebut.

Dan ternyata di masa wabah covid 19 ini, kami menuai pengunjung yang tidak terduga. Kunjungan ke platform kami mulai naik. Dan dalam sehari kami menerima cukup banyak pendaftar dari yang sebelumnya, dapat 1 pendaftar untuk 1 bulan aja susahnya bukan main hehehehe

Walau tentu, ini semua masih harus di follow up untuk melihat sampai sejauh mana kepuasan para pengunjung dari platform kami tersebut. Buat kami ini seperti berkah yang tidak terduga ditengah pandemi COVID 19.

Masih banyak hal yang ingin kami lakukan di platform ini. Karenanya saya hanya mau berharap kalau suatu saat platform ini, dengan segala keterbatasannya, mampu meraih tujuan dan mimpi – mimpi kami untuk mendistribusikan pengetahuan ke seluruh Indonesia.

Buat kami yang berprinsip not for profit. Segala sesuatu semestinya diabdikan untuk sebesar – besarnya kepentingan masyarakat. Mungkin kami tidak akan tumbuh sangat cepat, tapi kami cukup yakin akan tumbuh membesar dengan cara dan jalan yang baik.

Mudah? Kami yakin tidak. Tapi bukankah dengan segala keterbatasan dan tantangan maka akan memaksa setiap orang untuk bergotong royong dan menghasilkan ide – ide kreatif dan bisa dilaksanakan dengan segala keterbatasan yang ada untuk mencapai kemaslahatan umum?

Semoga!

Advokat | Criminal Defense Litigator | Contitutional Lawyer

One Reply to “E Learning IDR 0 dan Pengembangan Diri”

Leave a Reply