Mengenal Organisasi Perdagangan Tingkat Internasional

Perdagangan internasional terjadi karena adanya ketergantungan (inter dependent) antara satu negara dengan negara lain. Ketergantungan tersebut disebabkan karena negara tidak dapat memenuhi semua kebutuhan yang diperlukan oleh rakyatnya, baik untuk kepentingan konsumsi maupun industri. Sebagai contoh, di Indonesia kebutuhan konsumsi terhadap padi atau beras tidak mencukupi walaupun terdapat banyak sawah dan dapat menghasilkan padi, sehingga perlu mendatangkan atau mengimpor beras dari negara surplus penghasil beras seperti Thailand atau Vietnam. Sebaliknya, banyak negara lain yang mengimpor minyak sawit dari Indonesia, karena negara tersebut tidak mempunyai kebun sawit untuk menghasilkan minyak.

Dalam dunia perdagangan internasional, terdapat badan yang disebut sebagai badan organisasi internasional. Organisasi ini berfungsi untuk memfasilitasi kepentingan semua negara yang terlibat di dalam perdagangan internasional. Tujuannya adalah menyeragamkan (harmonisasi) semua bentuk aturan yang berlaku dalam perdagangan internasional. Tujuan lainnya yaitu menetapkan unifikasi ketentuan atau peraturan tersebut, agar menjadi pedoman bagi pelaku usaha di setiap negara yang melakukan kegiatan perdagangan internasional. Unifikasi berperan dalam menyeragamkan ketentuan yang akan menjadi pedoman bagi pelaku usaha untuk menetapkan persyaratan dalam membuat perjanjian hubungan dagang terutama lintas batas negara.

Organisasi perdagangan tingkat internasional adalah badan?badan yang secara khusus dibentuk oleh banyak negara dalam mengorganisasikan perdagangan dunia, agar secara operasional mempunyai unifikasi atau keseragaman, dan tidak merugikan pihak-pihak atau negara-negara tertentu. Organisasi perdagangan dunia pada umumnya dibentuk dari kesepakatan banyak negara dan bersifat internasional. PBB merupakan badan dunia yang secara aktif melakukan koordinasi dalam membentuk organisasi perdagangan dunia. Namun yang tidak kalah pentingnya adalah badan-badan nonpemerintah yang sangat berperan dan produktif dalam menerbitkan atau mempublikasikan berbagai panduan atau rujukan dalam operasionalisasi perdagangan internasional seperti Kamar Dagang Internasional atau International Chamber of Commerce.

Beberapa organisasi perdagangan dalam skala internasional adalah sebagai berikut:

MUST READ  Transparansi Terhadap Ketetapan Kenaikan Tarif Tiket Pesawat

World Trade Organization

World Trade Organization (WTO) adalah organisasi yang resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1995. WTO dibentuk setelah penandatangan General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) sepakat mendirikan organisasi payung yang baru dan tetap untuk menggantikan GATT yang sudah ada sejak tahun 1947. Dalam perkembangannya, WTO menjadi forum bagi perundingan perdagangan antar negara, meninjau kebijakan-kebiajakan perdagangan negara anggota, serta bekerja sama dengan World Bank dan International Monetary Fund dalam upaya yang lebih terpadu untuk menghasilkan kebijakan perdagangan dunia

International Chamber of Commerce

International Chamber of Commerce (ICC) adalah organisasi tingkat internasional dalam bentuk badan internasional nonpemerintah yang secara khusus menyusun berbagai kebijakan dan kesepakatan internasional di bidang perdagangan internasional. ICC juga memberikan jasa dalam bentuk konsultasi, arbitrase, dan fasilitas peningkatan pengetahuan melalui berbagai penerbitan dan penyelenggaraan seminar.

MUST READ  3 Tantangan pada Berbisnis di e-Commerce yang Penting Kamu Ketahui

 

International Development Association

International Development Association (IDA) adalah organisasi keuangan internasional yang merupakan salah satu grup dari World Bank dan berafiliasi dengannya. IDA dibentuk dengan tujuan memberikan kredit tanpa bunga dan dengan syarat-syarat lunak (soft and flexible loan) kepada negara-negara berkembang berpenghasilan rendah, untuk memajukan pembangunan ekonomi dan mendorong produktivitas sehingga dapat meningkatkan taraf hidup rakyat.

International Anticounterfeiting Coalition

International Anticounterfeiting Coalition (IACC) adalah organisasi internasional nirlaba yang bergerak di bidang perlindungan Hak Milik Intelektual seperti pengembangan hukum dan ketentuan, pelanggaran undang-undang dan lainnya. IACC didukung oleh banyak pihak, terutama oleh para pemegang hak milik intelektual seperti hak cipta, paten, dan lainnya, yang sering digandakan haknya tanpa izin, sehingga merugikan pemegang hak cipta dan negara

International Maritime Organization

International Maritime Organization (IMO) adalah organisasi kelautan internasional yang didirikan pada tahun 1948. Kesepakatan yang ditetapkan oleh IMO sangat berpengaruh terhadap ketentuan di bidang kelautan dan lalu lintas pelayaran dagang internasional.

International Trade Centre

International Trade Centre (ITC) adalah organisasi internasional yang bertujuan untuk mengakomodasi permintaan negara-negara berkembang dalam membentuk dan mengembangkan program ekspor. Secara fungsional, ITC menyediakan sarana informasi dan sarana yang menyangkut promosi ekspor dan teknik-teknik pemasaran bagi negara berkembang.

International Trade Organization

MUST READ  RUU Cipta Lapangan Kerja: Disukai Pengusaha Tapi Ditolak Buruh

International Trade Organization (ITO) adalah organisasi internasional yang terkait dengan perdagangan internasional yang bertujuan untuk mengurangi hambatan dalam perdagangan internasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi dunia. Namun, gagasan tersebut banyak mendapat tantangan politik, sehingga kemudian Amerika Serikat menolaknya terutama akibat hubungan diplomatik dengan Kuba yang notabene sebagai tempat pembentukan ITO. Sebagai usaha sementara dan untuk menengahi pertentangan tersebut kemudian dibentuklah GATT yang dalam perkembangannya justru menjadi suatu organisasi dalam mempelopori pembaruan di bidang perdagangan internasional terutama pembentukan WTO.

Organization for Economic Cooperation and Development

Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) adalah organisasi internasional yang dibentuk berdasarkan Paris Convention pada tahun 1960 yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan promosi di bidang ekonomi, merumuskan dan mengoordinasikan bantuan yang akan diberikan negara anggota kepada negara-negara sedang berkembang termasuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan perdagangan dunia.

Leave a Reply