Cara Pendaftaran NPWP Pribadi untuk Karyawan

Pajak bukan hal yang asing lagi, karena Anda sudah pasti sering membayarkannya. Namun apakah Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan pajak? Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan, yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung, dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pajak ini wajib dibayarkan bagi sesorang ataupun badan yang telah memenuhi syarat sebagai wajib pajak.

Sebagai wajib pajak, Anda harus mendaftarkan diri untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Wajib pajak dapat mendaftarkan NPWP di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal dan tempat kegiatan usaha. Pendaftaran NPWP bagi orang pribadi dapat didaftarkan paling lambat 1 (satu) bulan setelah saat usaha, atau pekerjaan bebas mulai dilakukan.

Untuk mendaftarkannya, berikut ini kelengkapan dokumen yang wajib Anda lampirkan sebagai syarat pendaftaran NPWP bagi orang pribadi:

  1. Bagi Warga Negara Indonesia:
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP); dan
  3. Dokumen berupa:
    • Surat pernyataan bermeterai dari Anda yang menyatakan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang dilakukan, dan tempat atau lokasi kegiatan usaha atau pekerjaan bebas tersebut dilakukan; atau
    • Keterangan tertulis atau elektronik dari penyedia jasa aplikasi online yang menyatakan bahwa Anda merupakan mitra usaha penyedia jasa aplikasi online.
  4. Bagi Warga Negara Asing:
    1. Fotokopi paspor;
    2. Fotokopi KITAS atau KITAP; dan
    3. Dokumen berupa:
  • Surat pernyataan bermeterai dari Anda yang menyatakan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang dilakukan dan tempat atau lokasi kegiatan usaha atau pekerjaan bebas tersebut dilakukan; atau
  • Keterangan tertulis atau elektronik dari penyedia jasa aplikasi online yang menyatakan bahwa Anda merupakan mitra usaha penyedia jasa aplikasi online.

Setelah semua kelengkapan dokumen disiapkan, Anda dapat mengajukan permohonan pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) melalui online ataupun secara tertulis. Berikut ini 2 cara yang dapat ditempuh untuk mendaftarkan NPWP:

  1. Secara elektronik melalui aplikasi e-Registration, caranya:
    • Buka halaman https://ereg.pajak.go.id
    • Pilih menu daftar yang ada di bagian bawah
    • Masukkan alamat e-mail yang masih aktif agar verifikasi bisa dilakukan
    • Buka link verifikasi yang telah dikirim melalui e-mail
    • Lakukan pengisian data diri secara lengkap agar bisa melangkah ke proses selanjutnya, dan pastikan data diri yang diisikan adalah benar
    • Setelah pengisian data diri selesai, buka e-mail dan klik link verifikasi
    • Masuk ke sistem e-registrasi, dan pilih menu pengajuan NPWP
    • Ikuti langkah-langkah pengisian dengan teliti dan pastikan data yang dilampirkan adalah benar supaya pengajuan NPWP tidak ditolak
    • Setelah pengisian formulir selesai, sistem akan merekomendasikan KPP untuk mengurus pengajuan NPWP yang telah Anda buat
    • Klik menu token untuk mendapatkan kode unik sebagai syarat pengajuan NPWP
    • Klik kirim pengajuan dan tunggu beberapa hari untuk mendapat konfirmasi apakah pengajuan NPWP ditolak atau diterima. Konfirmasi akan dikirim melalui e-mail
  1. Secara tertulis, caranya dengan:
    • Datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal dan tempat kegiatan usaha
    • Siapkan dokumen persyaratan yang telah difotokopi
    • Isi formulir pengajuan NPWP
    • Serahkan berkas ke petugas pendaftaran

Setelah pendaftaran sukses, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) akan menerbitkan Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak dan Surat Keterangan Terdaftar paling lambat satu hari kerja setelah Bukti Penerimaan Surat diterbitkan dan mengirimkannya ke Anda melalui pos tercatat.

Leave a Reply