Kenali Jenis dan Cara Mendapatkan Letter of Acceptance

Menempuh pendidikan tinggi, tentu menjadi mimpi sebagian besar orang. Mengingat kualitas yang didapat dari pendidikan yang ditempuh, dapat menentukan karir dalam menghadapi dunia kerja. Terlebih lagi, semenjak mudahnya mengakses informasi dari berbagai media, menempuh pendidikan tinggi tidak hanya terpaku pada perguruan tinggi dalam negeri. Perguruan tinggi di luar negeri turut menjadi hal yang diidam-idamkan sebagian pelajar untuk mendapatkan gelar sekaligus pengalaman tinggal di luar negeri. Berbagai tahapan dan proses tentu menjadi hal yang harus ditempuh, akan tetapi hal tersebut bukanlah hal yang sulit untuk diproses.

Salah satu proses awal untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, adalah memperoleh Letter of Acceptance (LoA), atau surat pernyataan dari kampus yang bersangkutan bahwa pendaftar telah diterima di jurusan yang dituju. LoA ini dapat digunakan juga untuk mengajukan beasiswa pendidikan baik beasiswa dari dalam maupun luar negeri. LoA itu sendiri terdiri dari dua macam, yaitu:

  1. Unconditional Letter of Acceptance

Unconditional Letter of Acceptance (Unconditional LoA), merupakan surat pernyataan yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi yang menyatakan bahwa pendaftar telah diterima sebagai mahasiswa di jurusan yang didaftarkan. Biasanya setelah mendapatkan Unconditional LoA, pendaftar dipersilakan untuk melanjutkan proses pendaftaran yaitu dengan membayar biaya pendidikan. Unconditional LoA ini juga dapat digunakan pendaftar untuk mengajukan beasiswa baik dari kampus yang bersangkutan maupun beasiswa lainnya. Dengan adanya Unconditinal LoA, pendaftar dapat menunjukan poin unggul kepada lembaga beasiswa tujuan, bahwa pendaftar telah lulus dari berbagai syarat yang menjadi persyaratan kampus yang dituju. Selain itu, Unconditional LoA juga menjadi prasyarat untuk mengajukan visa atau izin tinggal sebagai pelajar di negara yang bersangkutan untuk mendapatkan hak tinggal dan hak-hak lain sebagai pelajar sebagaimana diatur oleh masing-masing negara.

  1. Conditional Letter of Acceptance

Conditional Letter of Acceptance (Conditional LoA), merupakan surat pernyataan yang dkeluarkan oleh perguruan tinggi yang menyatakan bahwa pendaftar diterima secara bersyarat. Bersyarat dalam hal ini artinya terdapat satu atau lebih hal yang harus dipenuhi pendaftar untuk kemudian dapat memperoleh Unconditional LoA. Hal yang harus dipenuhi biasanya merupakan persyaratan dari jurusan yang dituju yang belum dipenuhi. Sebagai contoh, nilai sertifikat bahasa yang dipersyaratkan, Ijazah atau transkrip akademik dari sekolah atau perguruan tinggi sebelumnya, surat rekomendasi atau hal-hal lain sebagaimana dituliskan dalam lampiran Conditional LoA. Setelah pendaftar memenuhi persyaratan yang sebelumnya masih dianggap kurang, barulah pendaftar dapat mendapatkan Unconditional Letter of Acceptance yang artinya pendaftar sudah dibebaskan dari syarat-syarat tertentu dan dapat melanjutakn proses berikutnya.

MUST READ  Pentingkah Membuat Perjanjian Perkawinan? Begini Penjelasannya

Lalu, bagaimana cara mendapatkan Letter of Acceptance?

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah tujuan negara dan perguruan tinggi yang diminati. Untuk hal tersebut bisa dimulai dengan menentukan jurusan yang ingin dituju, kemudian mencari negara atau perguruan tinggi mana yang memiliki jurusan yang pendaftar ingin tuju. Pemilihan ini juga bisa dengan menyeleksi negara dan perguruan tinggi berdasarkan peringkat dan prestasi dari perguruan tinggi yang bersangkutan.

Setelah menentukan jurusan, perguruan tinggi, dan negara yang ingin dituju maka selanjutnya adalah dengan mengumpulkan informasi mengenai persyaratan yang dipersyaratkan oleh jurusan dan perguruan tinggi yang pendaftar tuju. Persyaratan ini bisa berbeda antara perguruan tinggi satu dan perguruan tinggi lainnya. Oleh karena itu, diperlukan ketelitian dalam membaca dan mengartikan syarat yang diwajibkan.

MUST READ  Mau Dapatkan Beasiswa LPDP? Ini Tahapannya!

Untuk memperoleh informasi tersebut, calon pendaftar dapat mengakses informasi dari website perguruan tinggi itu sendiri. Cara lain untuk mendapatkan informasi ini, dapat ditempuh melalui lembaga konsultasi pendidikan yang ada di sekitar calon pendaftar. Lembaga konsultasi pendidikan ini menyediakan layanan dan jasa untuk calon pendaftar agar mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Letter of Acceptance didapatkan setelah pendaftar mengikuti proses penerimaan baik proses penerimaan yang hanya berdasarkan pada dokumen-dokumen yang perlu dikirimkan maupun melalui proses tes. Hal tersebut tergantung dari tiap-tiap jurusan atau perguruan tinggi yang dituju.

Pada proses penerimaan yang hanya mensyaratkan pengumpulan dokumen-dokumen umumnyanya mensyaratkan dokumen-dokumen sebagai berikut:

  1. Ijazah dari pendidikan sebelumnya
  2. Transkrip Akademik dari pendidikan sebelumnya
  3. Surat Rekomendasi (merupakan surat yang berisi rekomendasi dari pihak atau tokoh tertentu yang menyatakan dukungannya untuk melanjutan pendidikan di perguruan tinggi yang bersangkutan. Surat Rekomendas ini biasanya merupakan rekomendasi dari dosen, atasan tempat bekerja, maupun tokoh masyarakat)
  4. Surat Motivasi (merupakan surat yang dibuat oleh pendaftar yang berisi alasan mengapa ingin menempuh pendidikan tersebut dan hal-hal yang diharapkan dari pendidikan yang ingin ditempuh tersebut)
  5. Sertifikat bahasa (merupakan hasil tes yang dikeluarkan oleh lembaga resmi. Bahasa yang dimaksudkan tergantung dari persyaratan pada jurusan yang dituju. Akan tetapi biasanya untuk pendidikan di luar negeri, sebagai pelajar pada kelas-kelas internasional maka akan disyaratkan sertifikat bahasa inggris baik itu TOEFL maupun IELTS)

Leave a Reply