3 Software Ini Biasa Digunakan Untuk Digital Forensic

Fenomena perkembangan dunia teknologi bukan lagi hal yang asing dirasakan di era digital saat ini. Berbagai keuntungan dapat dirasakan dengan berbagai kemudahan yang terus diperbaharui melalui berbagai perangkat teknologi. Tidak terlepas juga dunia teknologi informasi, yang kian merajai dengan segala inovasi dan kemudahan untuk dapat mengakses informasi hanya dengan hitungan detik.

Sayangnya, hadirnya setiap inovasi baru dalam dunia teknologi informasi selalu diiringi dengan ancaman bahaya yang mengintai. Bahkan bahaya yang dapat timbul tidak hanya membahayakan individu tetapi juga dapat membahayakan keamanan negara. Salah satu contohnya yaitu bahya yang mengintai dunia cyber, seperti cyberwarfare. Cyberwarfare merupakan pengembangan dari perbuatan cybercrime dimana tindakan yang melanggar hukum ini dilakukan dengan memanfaatkan sistem haringan elektronik computer sebagai media untuk melakukan kejahatan di dalam dunia cyber dengan langsung menyerang sistem computer, tindakan yang biasa dilakukan, yitu seperti cyber hacking, cracker, cybersabotage, dan cyber attack.

Permasalahan tentang bahaya yang mengancam pada dunia teknologi informasi juga terjadi di berbagai perkembangan teknologi pada aspek lain. Salah satunya adalah aset digital yang juga memiliki risiko kecurangan. Namun pada aset ini telah dikenal Digital Forensic sebagai suatu perangkat yang diperlukan untuk dapat melacak data sehingga kecurangan dapat diselidiki.

Untuk melakukan penyelidikan pada Digital Forensic, diperlukan perangkat lunak komputer yang mampu melakukan scan hard drive untuk mendapatkan informasi, atau sering dikenal dengan istilah Forensic Toolkit. Forensic Toolkit ini digunakan sebagai sebuah patform pengutip pengadilan investigasi digital yang dibangun untuk kecepatan, stabilitas, dan kemudahan penggunaan. Selain itu, Forensic Toolkit juga menyediakan pengolahan komprehensif dan pengindeksan depan, sehingga penyaringan dan pencarian lebih cepat disbanding dengan produk lain. Salah satu hal yang dapat dilakukan oleh Forensic Toolkit ini ialah seperti dapat menemukan email yang telah dihapus dan lain sebagainya.

Berikut merupakan software-software yang dapat digunakan untuk melakukan Digital Forensic, yaitu:

Cofee (Computer Online Forensic Evidence Extractor)
Merupakan software milik Mocrosoft yang memang dibuat untuk memudahkan pengambilan informasi-informasi penting yang dapat digunakan sebagai bukti pada penyelidikan criminal. Software ini biasanya digunakan oleh para penegak hukum .

Open Computer Forensic Architecture
Software popular lainnya yang dibentuk dalam OS Linux dan menggunakan PostgreSQL sebagai databasenya. Tool ini dibuat oleh Dutch National Police Agency dan dapat digunakan sebagai automatisasi digital forensic. Untuk mendapatkan software ini dapat didownload di http://sourceforge.net/projects/ocfa/.

Caine
Computer Aided Investigative Environment dibentuk dalam distro linux. Software ini tegolong mudah untuk digunakan karena user friendly. Software ini dapat diperoleh di http://www.caine-live.net/.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai berbagai software lain dan bagaimana penggunaannya dalam memperoleh informasi melalui Digital Forensic, maka dapat mengikuti Public Training: Digital Forensic untuk Komunitas Hukum yang diselenggarakan oleh ICJR Learning Hub.

Untuk informasi lebih lanjut dapat di akses di sini.

Leave a Reply